tiap ganti presiden,, selalu ada yang DEMO...
ada keputusan A,, selalu ada yang DEMO..
ada keputusan B,, selalu ada yang DEMO...
sampai seterusnya...
ga pernah ada PUAS-nya....
ga pernah ada PERHATIAN-nya sama masyarakat yang lain...
ga pernah MIKIRIN apa akibat yang lainnya...
pengennya pada diturutin,, tapi ga bisa baik-baik...
ada presiden,,, disuruh ganti...
ada Undang-undang,, disuruh ganti...
terus mau diganti apa sama siapa????
siapa yang mau gantiin???
kalo berani,, tunjukin...
jangan cuma protes,,
jangan cuma minta diturutin haknya...
lakuin juga kewajibannya...
harusnya kita liat diri masing-masing...
apa kita udah bener??
apa kita udah bisa dibilang pemimpin??
yang jadi pemimpin tuh harus bisa mimpin...
MEMIMPIN UNTUK MENJADI LEBIH BAIK....
bukan memimpin untuk menjadi tambah hancur....
jangan bisanya cuma nyalahin
kalo berani berbuat, harus berani bertanggung jawab.....
hai,,hai,,,
gw cuma mencoba menjadi apa yang gw mau,,, gw pengen belajar nulis... dan disini mungkin yang baca bisa menilainya...
Jumat, 30 Maret 2012
Kamis, 08 Maret 2012
Ayah...
Ayah selalu berikan apa yang aku mau..
Ayah selalu berikan apapun yang aku inginkan…
Ayah tak pernah mengeluh, saat aku meminta apapun darinya…
Beribu,, bahkan jutaan keringat ia keluarkan,, hanya untuk membuatmu tersenyum…
Dia hanya ingin melihat aku bahagia…
Bahkan saat ibu melarang aku untuk membeli sesuatu,, ayah akan merayu ibu untuk membelikannya..
Aku sering merengek pada ayah, untuk dibelikan barang yang aku inginkan…
Dan ayah akan berusaha mencarikannya untukku…
Saat itu tidak sesuai keinginanku,, ayah hanya terdiam, dan berusaha mencari lagi..
Aku sering melupakannya,, bahkan aku jarang berterimakasih padanya…
Tapi ayah tak pernah mengeluhkan itu, dia hanya ingin aku tersenyum…
Saat aku kecewa,, kulihat kesedihan dimata ayah…
Aku tahu… dia tidak ingin aku kecewa…
Aku tidak dekat dengan ayah,, tidak juga dekat dengan ibu…
Tapi ayah selalu memberikan apa yang aku mau…
Ayah selalu berusaha yang terbaik, hanya agar aku bahagia…
Aku selalu diantar-jemput oleh ayah,, dan ayah tidak pernah mengeluh capek.
Aku selalu minta diantar,, dan ayah tidak pernah menolak, sekalipun iya sedang sibuk.
Ia akan segera minta maaf ketika tidak bisa mengantarku pergi, ia akan minta maaf jika telat menjemput
Tapi aku hanya mengeluh dan cemberut…
Entah,,, apa jadinya bila tidak ada ayah…
Siapa yang bisa meluangkan waktunya untuk mengantar-jemputku…
Maaf, ayah… aku tak bisa berbuat yang terbaik…
Aku tidak pernah mengucapkan terima kasih,, meskipun aku yakin, itu tak kau butuhkan sama sekali…
Aku tahu,, kau hanya ingin aku bahagia………..
aku hanya bisa menangis, saat menyadari betapa berartinya kamu...
aku hanya bisa menyesali,, betapa aku selalu mengecewakanmu...
aku sayang Ayah dan Ibu....
Langganan:
Komentar (Atom)